You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
BBPOM Jakarta dan Bank Indonesia Berkolaborasi Bangun Masyarakat Sehat dan Mandiri
photo Istimewa - Beritajakarta.id

BBPOM Jakarta dan BI DKI Berkolaborasi Bangun Masyarakat Sehat dan Mandiri

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jakarta bersinergi dengan perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta, MInggu (27/4) kemarin, menggelar Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) bertema ‘Literasi dan Edukasi Mendukung Jakarta sebagai Pusat Perekonomian Nasional dan Kota Global’,

"Melalui edukasi ini, diharapkan masyarakat dapat menjadi konsumen yang cerdas,"

Kegiatan yang dilaksanakan di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur ini, bertujuan membangun masyarakat sehat dan mandiri melalui akselerasi digital pada sektor ekonomi dan kesehatan.​

Acara dikemas secara menarik dan diisi dengan berbagai sesi edukatif, seperti informasi keamanan obat dan makanan, kuis interaktif, pameran produk pangan aman, dan lainnya.

Warga Kelurahan Baru Apresiasi Ngobrol Bareng Beritajakarta Beri Pencerahan

Kepala BBPOM di Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar mengatakan, pada kesempatan ini pihaknya memebrikan materi edukasi kepada masyarakat yang hadir tentang  cara mengenali pangan yang mengandung bahan berbahaya seperti formalin, boraks, rhodamine b dan metanil yellow.

Selain itu, masyarakat juga diberi pemahaman pentingnya melakukan Cek KLIK dengan memeriksa label, izin edar, dan tanggal kedaluwarsa produk sebelum dikonsumsi.

"Melalui edukasi ini, diharapkan masyarakat dapat menjadi konsumen yang cerdas dan turut serta dalam pengawasan keamanan obat dan makanan, mulai dari diri sendiri hingga ke lingkungan sekitarnya," ucapnya, Senin (28/4).

Sementara, perwakilan dari Divisi Perizinan dan Implementasi Kebijakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Arry Priyanto menyampaikan, kolaborasi ini sejalan dengan program literasi keuangan dan kesehatan yang diusung Bank Indonesia.

Menurutnya, keamanan obat dan makanan memiliki dampak langsung terhadap kesehatan dan produktivitas masyarakat, yang pada akhirnya berpengaruh pada stabilitas ekonomi.

"Oleh karena itu, edukasi semacam ini sangat penting dan layak untuk terus dilanjutkan,"imbuhnya. ​

Ia berharap, melalui kolaborasi ini dapat tercipta sinergi yang kuat dalam membangun literasi dan edukasi pada sektor ekonomi dan kesehatan di tengah masyarakat.​

"Menggunakan pembayaran yang aman untuk mendapat obat dan makanan yang aman akan menjadi output kegiatan yang positif mendukung transformasi ekonomi dan transformasi sosial menuju Indonesia emas 2045," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Penanganan Darurat Turap Longsor di Kali Baru Capai 90 Persen

    access_time19-02-2026 remove_red_eye6108 personNurito
  2. Simak Jadwal Pendaftaran dan Verifikasi Mudik Gratis Pemprov DKI

    access_time18-02-2026 remove_red_eye3768 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Warga RW 06 Pekayon Berbagi Takjil ke Pengendara

    access_time21-02-2026 remove_red_eye2986 personNurito
  4. Ini Aturan Penyelenggaraan Usaha Pariwisata Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H

    access_time17-02-2026 remove_red_eye2937 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Wagub Bersilaturahmi dengan Warga di Masjid Lautze

    access_time21-02-2026 remove_red_eye1544 personFolmer